Allhamdulilah Allah telah memberikan mukjijat melalui tangan DR WAHYU EKO W sehingga penderitaan saya atas HNP yg sudah mematikan rasa dibagian pinggang hingga kedua kaki saya bisa diatasi dan saya merasa lebih nyaman untuk berjalan, hanya dengan sayatan kecil dan mondok 3 hari di rs,saya sudah boleh pulang,trimakasih Tuhan atas pertolonganmu, dan kiranya Allah selalu memberikan kemudahan bagi DR WAHYU EKO W untuk menyelamatkan manusia,amin. (Yogyakarta)
ISKANDAR ZULKARNAEN-
2010-02-04
Saya seorang karyawan di salah satu leasing keuangan. Saya menderita sakit pinggang sejak satu tahun yang lalu. Saya sudah berobat ke salah seorang dokter Bedah Syaraf. Bahkan dioperasi. Saya sudah mengahabiskan uang cukup banyak tetapi sampe saat ini saya jalan masik pakai tongkat. Kedua kaki masih sakit dan pinggang saki
Empat bulan yang lalu saya bertemu dan konsultasi dengan dokter Wahyu. Kemudian dianjurkan saya untuk operasi. Selesai operasi alhamdulillah saya bisa berjalan bahkan sekarang sudah lepas tongkat dan saya bisa bekerja lagi. Sekarang saya sudah bisa mencari uang dan bisa menghidupi keluarga.
Alhamdulillah.
UJANG YAMIN-
2011-12-25
dokter bedah tulang di jakarta
dokter bedah tulang di bekasi
dokter bedah tulang di bandung
dokter bedah tulang di semarang
dokter bedah tulang di surabaya
dokter bedah tulang di bali
dokter bedah tulang di NTT
dokter bedah tulang di NTB
dokter bedah tulang di maluku
dokter bedah tulang di sulawesi
dokter bedah tulang di makasar
dokter bedah tulang di lampung
dokter bedah tulang di palembang
dokter bedah tulang di medan
dokter bedah tulang di indonesia
dokter bedah tulang di pekanbaru
dokter bedah tulang di bengkulu
dokter bedah tulang di jambi
dokter bedah tulang di malang
dokter bedah tulang di yogyakarta
dokter bedah tulang di manado
dokter bedah tulang di batam
dokter bedah tulang di banten
dokter bedah tulang di cirebon
dokter bedah tulang di cirebon
Artikel
Jumlah Dokter Orthopedhi Indonesia Kalah dengan Thailand - 2012-06-01
Jumlah dokter ahli orthopedi di Indonesia saat ini jauh dari ideal. "Jumlah ahli orthopedi di Indonesia masih jauh dari sempurna," kata Dr. Luthfi Gatam, dokter spesialis orthopedi RSUP Fatmawati, pada acara konferensi pers di RSUP Fatmawati, Jakarta, 20 Februari 2012.
Menurut dia jumlah dokter orthopedi di Indonesia adalah 500 dokter untuk 250 juta penduduk Indonesia. Artinya, satu dokter harus menangani sebanyak 500 ribu orang. Jumlah tersebut masih kurang bila dibandingkan dengan Thailand.
Thailand memiliki 2.000 dokter ahli orthopedi untuk 80 juta penduduknya. Artinya, satu dokter menangani 40 ribu orang. Keadaan tersebut masih sangat kurang dibandingkan dengan Amerika Serikat.
Luthfi mengatakan Amerika Serikat dengan jumlah penduduk 300 juta jiwa memiliki 200 ribu dokter orthopedi. Artinya satu dokter di sana hanya menangani 1.500 orang.
Perbandingan jumlah dokter Indonesia itu juga kurang dilihat dari jumlah kasus yang terjadi. Luthfi mengatakan jumlah kasus di bidang tulang banyak terjadi di Indonesia. Namun ia tidak dapat mengatakan jumlah pastinya.
"Jumlahnya banyak. Dari jumlah pasien yang berobat di poliklinik terdapat kira-kira 80 persen yang mengeluhkan tentang masalah tulang," katanya.
Untuk meningkatkan jumlah dokter ahli tulang di Indonesia, RSUP Fatmawati membuka peluang bagi semua dokter spesialisasi tulang belakang untuk meningkatkan keilmuannya di bidang orthopedi di RS tersebut. Pendidikan tersebut dilakukan secara gratis. "Pendidikan tersebut tidak dipungut biaya," ujar Luthfi.
Prosedur bagi dokter-dokter yang ingin belajar tentang orthopedi itu adalah menuliskan surat permohonan untuk belajar. Kemudian surat tersebut akan diberikan kepada direktur. Bila disetujui, dokter tersebut dapat langsung menuntut ilmu di RSUP Fatmawati.
"Program ini diharapkan dapat menyebarkan dokter-dokter ahli ke daerah," ujar Dr. Andi Wahyuningsih Attas, Direktur Utama RSUP Fatmawati, pada kesempatan yang sama.
Selain kekurangan jumlah tenaga ahli di bidang orthopedi, Luthfi juga mengeluhkan tentang kurangnya peralatan medis untuk kasus orthopedi ini. "Rata-rata peralatan medis orthopedi masih kurang. Peralatan hanya ada di rumah sakit-rumah sakit tingkat provinsi. Rumah sakit daerah tidak ada," katanya.
Luthfi berharap pemerintah dapat membantu melakukan pengadaan barang-barang medis di rumah sakit-rumah sakit terpencil. Jadi dapat meningkatkan kualitas pelayanan di bidang orthopedi.
Orthopaedi (baca: orthopedi) ialah cabang ilmu kedokteran yang mempelajari tentang cedera akut, kronis, dan trauma serta gangguan lain sistem muskuloskeletal. Gangguan tersebut contohnya terjadi di tulang sendi otot, otot, dan tulang belakang. Contoh gangguan dalam hal orthopedi yaitu TBC tulang belakang, polio, dan saraf terjepit.
sumber : http://www.tempo.co
KONSULTASI
RS.Puri Indah Kembangan Selatan, Jakarta Barat Indonesia Tel: +62-21 25695200 ext 2250 Jadwal Praktek Senin : 14.00 - 16.00 Rabu : 17.00 - 20.00 Jumat : 14.00 - 16.00